Pages

Minggu, 03 Mei 2020

Contoh Karya Ilmiah


ANALISIS PENGARUH MEREK, KUALITAS, DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
BOLA LAMPU/LAMPU PIJAR  





A.   PENDAHULUAN
B.     Latar Belakang Masalah
Berawal dari tahun 1870 Amerika Serikat, Thomas Alva Edison menemukan bola lampu pijar yang menghasilkan cahaya pijar yang berasal dari nyala filamen, kawat tipis dari tungsten. Saat dinyalakan, arus listrik memanaskan filamen hingga suhu 2.200 derajat celcius hingga filamen berpijar. Supaya panas terkonsentrasi di sekitar filamen, tungsten di tempatkan dalam bola lampu kedap udara. Sifat boros lampu pijar tersebut mendorong para ilmuwan mencari lampu pijar yang lebih efisien dalam penggunaannya. Dari sejak saat itulah  lampu pijar telah menjadi komponen penting dalam penerangan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Lampu memberikan manfaat yang sangat besar dalam kehidupan manusia yaitu sebagai sumber penerangan,dan membantu jalannya aktifitas masyarakat  khususnya pada malam hari.
Melihat peranan lampu sangat penting, banyak industri-industri memproduksi berbagai macam produk lampu pijar. Dengan menjamurnya perusahaan-perusahaan industi-industri lampu pijar, ini menendakan persaingan di dunia bisnis semakin sengit. Masing-masing perusahaan dituntut tidak hanya memproduksi, namun juga memiliki pemahaman tentang pola pikir masyarakat dalam penetapan pilihan terhadap pembelian dan pemakaian produk lampu pijar.
Seiring dengan kemajuan zaman, saat ini sudah banyak produk bola lampu yang menawarkan berbagai merek, dengan berbagai kecanggihan, kualitas, dan harga yang bervariasi. Setiap merek dari produk lampu pijar pun sekarang telah menawarkan berbagai macam fitur, jenis, dan lain sebagainya untuk menunjang produk itu sendiri. Dalam pemilihan pemakaian lampu pijar, biasanya para konsumen mempertimbangkan  berbagai faktor, seperti merek, harga, desain atau bentuk, kualitas produk, pelayanan, dsb.
Konsumen sendiri terkadang memiliki selera yang tetap, namun dapat juga berubah-ubah dalam menetapkan pilihan dalam pemakaian produk yang menjadi kebutuhannya. Berdasarkan dari uraian diatas maka akan dikaji dalam bentukKarya Ilmiah dengan judul: “ Analisis Pengaruh Merek, Kualitas, dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Bola Lampu/Lampu Pijar (studi kasus masyarakat Desa Taba Teret, Kec.Taba Penanjung, Kab.Bengkulu Tengah, Prov. Bengkulu)”.
C.     Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah yang dapat diteliti dalam penelitian adalah :
1.      Adakah pengaruh merek terhadap keputusan pembelian bola lampu/lampu pijar?
2.      Adakah pengaruh kualitas terhadap keputusan pembelian bola lampu/lampu pijar?


D.     METODE PENELITIAN
1.      Kerangka Konseptual Penelitian
Sapto Haryoko dalam Iskandar (2008: 54) menjelaskan secara teoritis model konseptual variabel-variabel penelitian, tentang bagaimana pertautan teori-teori yang berhubungan dengan variabel-variabel penelitian yang ingin diteliti, yaitu variabel bebas dengan variabel terikat
MerekProduk (X1)

Gambar1. Kerangka Konseptual
           
KeputusanPembelian (Y)
KualitasProduk (X2)
HargaProduk (X3)
 






2.      Defenisi Operasional
a.      Manajemen Pemasaran
Manajemen pemasaran adalah suatu analisis, perencana, pelaksanaan serta kontrol program-program yang telah direncanakan dalam hubungannya dengan pertukaran-pertukaran yang diinginkan terhadap konsumen yang dituju untuk memperoleh keuntungan pribadi maupun bersama (Lupiyo Adi, 2006:6).
b.      Merek  Produk
Adalah suatu tanda yang berupa gambar, nama, huruf, angka, susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memilii daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa.
c.       Kualitas Produk
menurut ISO-8402 (Loh,2001 :35), kualitas adalah totalitas fasilitas dan karakteristik dari produk atau jasa yang memenuhi kebutuhan, tersurat maupun tersirat.
d.      Harga Produk
Harga merupakan suatu nilai tukar yang bisa disamakan dengan uang atau barang lain untuk manfaat yang diperoleh dari suatu barang dan jasa bagi seseorang atau kelompok pada waktu tertentu dan tempat tertentu.
e.       Keputusan Pembelian
Keputusan pembelian konsumen merupakan sebuah keputusan konsumen mengenai preferensi atas merek-merek yang ada di dalam kumpulan pilihan (Kotler dan Keler, 2009: 188).

E.     HASIL DAN PEMBAHASAN
1.      Profil Responden
Responden dalam penelitiaan ini adalah masyarakat yang menggunakan lampu pijar. Profil umum dari responden tersebut dapat dilihat pada bagian berikut :
a.       Pekerjaan
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh gambaran mengenai pekerjaan dari responden, yang dapat dilihat pada tabel 1 sebagai berikut :
Tabel1.Responden Berdasarkan Pekerjaan
Pekerjaan
Jumlah
Persen (%)
PNS
Wiraswasta
Petani
Tidak Bekerja
Total
32
81
63
34
210
15.2
38.6
30.0
16.2
100.0
Dari tabel 1 diketahui bahwa responden dengan pekerjaan Wiraswasta mendominasi dengan jumlah 81 orang (38.6%), responden yang bekerja sebagai PNS sebanyak 32 orang (15.32%), responden yang bekerja sebagai Petani sebanyak 63 orang (30.0%), dan responden yang belum/tidak bekerja sebanyak 34 orang (16.2%).
b.      Jenis Kelamin
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh gambaran mengenai jenis kelamin dari responden, yang dapat dilihat pada tabel 2 sebagai berikut :     
Tabel 2. Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Jenis kelamin
Jumlah
Persen ( % )
Laki-laki
Perempuan
Total
144
  66
210
68.6
31.4
100.0
Tabel 2 menunjukkan responden dengan jenis kelamin laki-laki lebih banyak yaitu berjumlah 144 orang (68.6%), dan responden dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 66 orang (31.4%)
c.       Usia
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh gambaran mengenai jenis usia dari responden, yang dapat dilihat pada tabel 3 sebagai berikut :
Tabel 3. Responden Berdasarkan Usia
Usia
Jumlah
Persen (%)

18-22 tahun
23-27 tahun
>27 tahun
Total
72
52
86
210
34.3
24.8
41.10
100.0
Tabel 3 menunjukkan bahwa responden berusia >27 Tahun lebih mendominasi yaitu sebanyak 86 orang dengan persentase (41.10%), responden berusia 23-27 Tahun sebanyak 52 orang dengan persentase (24.8%), dan responden berusia 18-22 Tahun sebanyak 72 orang dengan persentase (34.3%).
d.      Penghasilan
Berdasarkan peneliitian, diperoleh gambaran mengenai besaran jumlah penghasilan para responden, yang dapat dilihat pada tabel 4 sebagai berikut :
Tabel 4. Reponden Berdasarkan Penghasilan
Penghasilan
Jumlah
Persen (%)
Rp500.000-Rp1.500.000
Rp1.600.000-Rp2.600.000
>Rp2.700.000
Total
138

45

27
210
65.7

21.4

12.9
100.0
Tabel 4 menunjukkan responden berpenghasilan Rp500.000-Rp1.500.000 mendominasi yaitu sebanyak 138 orang dengan persentase (65.7%), selanjutnya responden dengan penghasilan  Rp.1.600.000-Rp.2.600.000 sebanyak 45 orang dengan persentase (21.4%), dan responden berpenghasilan >Rp.2.700.000 hanya 27 orang dengan persentase (12.9%).
e.       Merek Lampu Yang Digunakan
Dari hasil penelitian, diperoleh gambaran mengenai merek lampu apa saja yang digunakan responden yang dapat dilihat pada tabel 5 sebagai berikut :
Tabel 5.Responden Berdasarkan Merek Lampu Yang Digunakan
Merek Lampu
Jumlah
Persen (%)
Philips
Hannochs
Panasonic
Shinyoku
Broco
Surya
Chiyoda
Dop
Total
62
64
36
12
14
14
2
6
210
29.5
30.5
17.1
5.7
6.7
6.7
1.0
2.9
100.0

Tabel 5 menunjukkan bahwa responden yang memilih menggunakan lampu pijar dengan merek Hannochs lebih banyak yaitu dengan jumlah 64 orang (30.5%), merek philips sebanyak 62 orang (29.5%), panasonic sebanyak 36 orang (17.1%), shinyoku sebanyak 12 orang (5.7%), broco sebanyak 14 orang (6.7%), surya sebanyak 14 orang (6.7%), chiyoda sebanyak 2 orang (1.0%), dan responden yang memilih menggunakan lampu pijar merek DOP sebanyak 6 orang (2.9%).
f.       Jenis Lampu
Dari hasil penelitian, diperoleh gambaran mengenai jenis lampu apa saja yang dipilih atau digunakan responden, dan dapat dilihat pada tabel 6 sebagai berikut :
Tabel 6. Responden Berdasarkan Jenis Lampu Yang Digunakan
Jenis Lampu
Jumlah
Persen (%)
Spiral (Ulir)
Essential (jari)
LED
Bohlam
Total
54
72
70
14
210
25.7
34.3
33.3
6.7
100.0
Tabel 6 menunjukkan bahwa sebagian besar responden memilih menggunakan lampu pijar Essential (jari) sebanyak 72 orang (34.3%), responden yang menggunakan lampu pijar jenis LED sebanyak 70 orang (33.3%), responden yang menggunakan lampu pijar jenis spiral (ulir) sebanyak 54 orang (25.7%), sedangkan responden yang memilih menggunakan lampu pijar jenis Bohlam hanya 14 orang (6.7%).
2.      Analisis Data
a.      Uji Validitas
Menurut Azwar (1986), uji validitas mempunyai arti sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya.
Suatu skala atau instrumen pengukur dapat dikatakan mempunyai validitas yang tinggi apabila instrumen tersebut menjalankan fungsi ukurannya, atau memberikan hasil ukur yang sesuai dengan maksud dilakukannya pengukuran tersebut. Sedangka tes yang memiliki validitas rendah akan menghasilkan data yang tidak relevan dengan tujuan pengukuran.
Dalam penelitian kali ini, adapun keseluruhan variabel yang akan diuji dalam uji validitas ini, memuat 6 pertanyaan dan 15 pernyataan hang harus dijawab oleh masing-masing responden.
Dari hasil olah data diperoleh hasil yang terangkum dibawah ini :
1)      Uji Validitas Mengenai merek Produk
Tabel 7. Hasil Pengukuran Pada Pernyataan Mengenai Merek Produk (X1)
Indikator
Correced Item-Total Correlation
Keterangan
Kualitas Produk
-Indikator 1
-Indikator 2


0.715
0.715


Valid
Valid
Hasil dari pada tabel 7 menunjukkan bahwa semua butir pernyataan mengenai merek produk (X1) yang sebanyak 2 indikator adalah valid karena menunjukkan nilai lebih dari 0.25, artinya semua butir pernyataan dapat digunakan sebagai instumen penelitian.
2)      Uji Validitas Mengenai Kualitas Produk
Tabel 8. Hasil Pengukuran Pada Pernyataan Mengenai Kualitas Produk (X2)
Indikator
Correced Item-Total Correlation
Keterangan
Kualitas Produk
-Indikator 1
-Indikator 2
-Indikator 3
-Indikator 4
-Indikator 5
-Indikator 6


0.425
0.554
0.577
0.502
0.537
0.628


Valid
Valid
Valid
Valid
Valid
Valid

Hasil pada tebel 4 menunjukkan bahwa semua butir pernyataan mengenai kualitas produk (X2) yang sebanya 5 indikator adalh valid karena menunjukkan nilai lebih dari 0.25, artinya semua butir pernyataan dapat digunakan sebagai instrumen penelitian.
3)      Uji Validitas Mengenai Harga Produk
Tabel 9. Hasil Pengukuran Pada Pernyataan Mengenai Harga Produk (X3)
Indikator
Correced Item-Total orrelation
Keterangan
Harga Produk
-Indikator 1
-Indikator 2
-Indikator 3


0.441
0.551
0.407


Valid
Valid
Valid

Hasil pada tabel 9 menunjukkan bahwa semua butir pernyataan mengenai harga produk (X3) yang sebanyak 3 indikator adalah valid karena menunjukkan nilai lebih dari 0.25, artinya semua butir pernyataan dapat digunakan sebagai instrumen penelitian.
4)      Uji Validitas Mengenai Keputusan Pembelian
Tabel 10. Hasil Pengukuran Pada Pernyataan Mengenai Keputusan Pembelian
Indikator
Correced Item-Total Correlation
Keterangan
Keputusan Pembelian
-Indikator 1
-Indikator 2


0.652
0.681


Valid
Valid

b.      Uji Reliabilitas
Menurut Masri Singarimbun, uji reliabilitas adalah indeks yang menunjukan sejauh mana suatu alat ukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Bila suatu alat ukur dipakai dua kali untuk mrngukur gejala yang sama dan hasil pengukuran yang diperoleh relative konsisten, maka alat pengukur tersebut reliable. Dengan kata lain, reliabilitas menunjukkan konsestensi suatu alat pengukur di dalam pengukur gejala yang sama.
Perhitungan Alpha Cronbach dapat menggunakan alat bantu program komputer yaitu SPSSVersi 16 dengan menggunakan model Alpha. Suatu instrumen dikatakan reliabel jika nilai Alpha lebih besar dari 0,600 (Ghozali, 2009).
Hasil uji reliabilitas dalam penelitian ini dapat dilihat dalam tebel 10 dibawah ini.
Tabel 11. Hasil Uji Reliabilitas
Variabel
Cronbach Alpha
Keterangan
Merek (X1)
Kualitas (X2)
Harga (X3)
Keputusan Pembelian (Y)
0.834
0.723
0.650
0.789
Reliabel
Reliabel
Reliabel
Reliabel
Hasil tersebut menunjukkan behwa semua variabel mempunyai Cronbach Alpha yang cukup besar yaitu diatas 0.50 sehingga dapat dikatakan semua konsep pengukur masing-masing variabel dari kuesioner adalah reliabel, sehingga untuk selanjutnya masing-masing item per- variabel tersebut layak digunakan sebagai alat ukur.
c.       Uji Regresi
Uji regresi adalah suatu metode analisis statistik yang digunakan untuk melihat pengaruh antara dua atau lebih variabel. Hubungan variabel tersebut bersifat fungsianal yang diwujudkan dalam suatu model matematis.
Dalam persamaan regresi ini, variabel dependennya adalah keputusan pembelian bola lampu/lampu pijar, sedangkan variabel independennya adalah merek produk, kualitas produk, dan harga produk.
Tabel 12. Model Summarry Merek Produk, Kualitas Produk, Dan Harga Produk Terhadap Keputusan Pembelian
Model Summary
Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1
.716a
.513
.506
.52370
Tabel 12 menyatakan bahwa variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini hanya mampu mewakili 51 % dari faktor-faktor lain yang mempengaruhi loyalitas pelanggan.
Tabel 12.Anova Merek, Kualitas, Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian
ANOVAb
Model
Sum of Squares
df
Mean Square
F
Sig.

Regression
59.597
3
19.866
72.433
.000a
Residual
56.498
206
.274


Total
116.095
209




Tabel 13.Koefisien Merek Produk, Kualitas Prouk, Dan Harga Produk Terhadap Keputusan Pembelian
Koefisien
Sig.
Merek (X1)
Kualitas (X2)
Harga (X3)
.181
.000
.633
Berdasarkan model penelitian  Keputusan pembelian dengan menggunakan uji regresi serta hasil perhitungan diketahui bahwa variabel kualitas produk berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian pelanggan adalah sebesar 0.000 sedangkan untuk variabel selanjutnya  yaitu merek produk dan harga produk hanya mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan yaitu merek sebesar 0.181, dan harga sebesar 0.633.
F.      KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan sebelumnya, maka dapat dibuat beberapa kesimpulan sebagai bertikut :
a.       Berdasarkan uji validitas variabel merek, kualitas, dan harga memiliki nilai yang valid yaitu diatas 0.25 dan berdasarkan  uji reliabilitas semua variabel juga memiliki nilai yang reliabel yaitu diatas 0.50
b.      Berdasarkan uji Regresi, kualitas mempunyai pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian yaitu 0.000. Sedangkan variabel bebas yang lain hanya mempengaruhi terhadap keputusan pembelian.
c.       Nilai Rsquare dalam penelitian ini adalah sebesar 0.513. Hal ini berarti 51% variasi dari keputusan pembelian dijelaskan oleh ketiga variabel bebas, sedangkan 49% dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar penelitian.
G.    SARAN
Sesuai dengan hasil penelitian ini, maka perusahaan harus meningkatkan kualitas produknya untuk menjaga eksistensi produknya  ditengah-tengah persaingan pasar yang semakin kuat.
Pihak penjual pun harus dapat menyediakan produk yang berkualitas tinggi, yang bisa dihandalkan dan sesuai dengan keinginan dari masing-masing konsumen.

  
DAFTAR PUSTAKA
Hakim, Muhammad Luthfi. 2007. Pengaruh             Harga, Citra Merek, Kualitas Produk, Dan Promosi Terhadap             Keputusan Pembelian Iphone Di        Kota Semarang. Semarang.

Kurniasari, Nova Adhita. 2013. Analisis  Pengaruh Harga, Kualitas Produk, Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian. Semarang

Pahlepi, Rezah. 2014. Pengaruh Kepuasan,   Kepercayaan, Dan Harga Terhadap Loyalitas Konsumen Pada Green Product. Bengkulu

Paramitha, Mariska Deasy. 2015. Analisis      Pengaruh Kualitas Produk, Harga,    Dan Lokasi Terhadap Keputusan             Pembelian. Semarang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar